Jumat, 23 Januari 2009

FREE JAZZ

Free jazz perubahan dari musik jazz, berkarakter seperti keterpaksaan. Berkembang di1950dan 1960an, pionernya Ornette Coleman, Eric Dolphy, Cecil Taylor, Albert Ayler, Archie Shepp, Bill Dixon dan Paul Bley. Beberapa contoh yang terkenal hasil kerja John Coltrane diakhir umurnya. Diera free jazz musisi yang sering dianalogkan kemusik ini antara lain Peter Brötzmann, Ken Vandermark, William Parker, John Zorn, George Lewis (Trombonist) dan Derek Bailey — membuat gaya ini bertahan bahkan sampai sekarang. Sejarah Ornette Coleman adalah yang paling sering dibicarakan digaya ini diakhir 1950, dan yang paling berharga explorasi awalnya dialbum seperti Something Else dan The Shape of Jazz to Come dianggap menjadi awal segalanya. Avant-Garde sering disebut juga dengan Free Jazz karena album Coleman tahun 1960 Free Jazz: A Collective Improvisation. Sebenarnya hanya dimaksudkan sebagai nama album, tapi terminologi ini akhirnya menjadi sinonim gaya musik Jazz ini, dan sampai sekarang dikenal sebagai gerakan dan styler jazz.

Di 1960, seringkali juga disebut dengan "Energy Music" atau "The New Thing". Diawal yang dianggap tonggak lahirnya gaya ini dua lagu daro pianist Lennie Tristano adalah "Digression" dan "Intuition" direkam tahun 1949; tidak dari keduanya membatasi melody, harmony atau rhythm. Keduanya sangat tidak menjaga harmoni konsonan, tapi, keduanya yang menggali free jazz.
Tidak ada definisi yang diterima luas untuk istilah free jazz dan definisi yang banyak dipakai musisi untuk gaya yang berbeda atau istilah free jazz kadang juga bercampur dengan genre lain.
Free jazz sebagai gaya tum Saat ini banyak dari gaya ini lebih marginal dan musiknya secara tradisional membangun kritik sosial. Ini menjadikannya kurang komersial dibanding bentuk jazz yang lain Umumnya free jazz paling mudah dibandingkan bentuk jazz yang lain meliputin gaya ragtime, dixieland, swing, bebop, cool jazz, jazz fusion dan gaya lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar